
My Marrrige Life is so GREAT!!
Ya eya lah, sapa lagi yang bakal muji kalo bukan gw sendiri.
We were married on March 5, 2011 in Depsos Building. Its not my dreamed wedding party, but my mom's. Yeah, dimana-mana kalo kawinan emang acaranya ortu, bukan si mempelai, hehehe..
We (me and him) finally married after 4 years of long distance relationship. Setelah menempuh jalan yang panjang dan berliku, cie ilehh.. *terpengaruh sinetron*
Apalagi mengingat kalau sebelumnya gw sebelumnya pacaran ama cowok yang notabenenya sahabat kita berdua. Ya udahlah ya hai, gw udah semacam such a bit*h mungkin pada waktu itu. Tapi entah ada bisikan dan kekuatan dari mana, gw merasa yakin sama apa yang gw jalain, seperti ada sesuatu yang mendorong dan bilang : this is the right thing!
Selain karena sebenarnya ada masalah dengan mantan yang tak terselesaikan.
Dan akhirnyaa,,,,the show then go on...
Gw dan si mas akhirnya berpacaran meski berjauh-jauhan. Gw di jakarta (setelah menyelesaikan kuliah di purwokerto, gw langsung leaving on the jet plane ke jakarta) dan si mas di purwokerto menyelesaikan kuliahnya dan menjalankan usahanya.
nb penting: gw selesai kuliah lebih cepet (4 tahun) dan si mas 6 tahun *bangga* hahahahaha
Dalam waktu 4 tahun itu, kita bisa dibilang jarang banget ketemuan. kadang 3 bulan sekali, bahkan pernah 6 bulan sekali. Tapi telp-telp tiap hari dooongg..
Banyak yang bertanya-tanya, kok bisa ya menjalankan LDR, apa resepnya? Biasanya kalau ditanya gitu gw malah bingung jawabnya.. "yaa...dijalanin ajah" hahahah..standa abiss yaahh...
Sejak awal jadian, memang sebenarnya dia sudah mengajak ke arah serius. tapi gw nya secara mash petakilan binti begajulan, yaa.. gw jawab iya iya ajah... tapi ini otak masih kemana tau. Gak kepikiran sama sekali.
Terus selama 3 tahun pertama gw asik sendiri ama kerjaan jadi wartawan *i love that job very much* plus nyambi kuliah lagi. sibuk, sibuk, ngalahin presiden dah..
Sampai entah pas momen apah, si mamah pernah bilang, kalau mama bakal ngijinin aku nikah dengan 2 syarat:
1. selesein S2 nya
2. Ganti kerjaan, jangan jadi wartawan
syara pertama, ok. syarat kedua, bikin pusing.
why, why, why.....mau kerja apa kalo bukan jadi wartawann??? --> out of context, curhat di lapak lain ajah ya...
dan akhirnya ya,, kita mulai dapat gambaran, berarti nomong seriusnya setelah lulus S2 saja.
Dan dilalah,,, Maha Besar Allah SWT, ya..
Begitu lulus S2, sebelum wisuda malahan, gw diterima di BUMN terbesar di negeri, tempat gw kerja sekarang. Alhamdulillah ya, sesuatu banget....
Jadi, syarat ibu Suri pun terpenuhi.
Dan strategi pun mulai disusun. Diawali dengan si mas yang ngomong ke mama and papa kalau mau serius sama anaknya yang cantik ini, terus dilanjut dengan proses lamaran bersama keluarga besarnya, dan setahun kemudiann.... deng deng...menikahlah kami....hehehe
Dan hari ini, setelah 7 bulan menikah, kami akhirnya merasakan tinggal 1 kota dan 1 rumah. Bukan di Jakarta, bukan di Purwokerto, bukan di Klaten (tempat kelahiran si mas).
Kami sekarang tinggal di Surabaya, kota terbesar kedua di Indonesia, dimana kita bisa mendapat faslitas yang sama dengan Jakarta, namun dengan ambience yang sejuk, kekeluargaan, dan kehidupan yang lebih manusiawi.
So, here we are, living a marriage life. Learning to marry each other, and loving each other..
*kenapa kami bisa terdampar di surabaya, itu juga diceritain di lapak laen ajah ya..*
Tidak ada komentar:
Posting Komentar