Kamis, 26 Februari 2009

puncak kangen

kemarin, kepenantanku sudah mencapai puncak. yang bisa ku lakukan hanya menangis di dalam bilik toilet/ dalam perjalanan pulang, sesaknya makin tak tertahankan, dan jadilah menangis di busway (untung gak ada yang lihat).

Rasa penat ku kemarin campur aduk. Antara puyeng mikirin tesis, kerjaan kantor yang gak beres2, dan kangen pancious yang membara. (bukan pacar lho).

kehidupan di kantor memang (memaksa) banyak perubahan. membuatku merasa kehilangan kawan2 saat bekerja di lapangan.

Ya, aku kangen nyela-nyela si Fe sampai mamous.
Aku kangen makan gila-gilaan ama Reva
Aku kangen gilanya Ika dan Meta
Aku kangen diamnya Happy, baiknya Owi, dewasanya mas kelik, sablengnya Gaib, sok cool nya gentur, jayusnya novan,
Aku juga kangen knowledge mba doti yang bikin aku tahu bahwa di balik bisnis migas tak cuma hitam dan putih
Aku kangen mas dwi yang odong2
aku kangen mba diena dengan cerita2nya

aku kangen mengejar pak Purnomo naik tangga turun lift,
aku kangen nungguin pak Ari sholat Jumat meski tahu bakal diomel2in
aku kangen nemenin Reva dan Fe ngecengin pejabat gebetannya..

Aku kangen itu semua..

Dan aku tahu, meskipun aku balik ke lapangan, di desk migas lagi,
semua akan berubah, semua tidak akan sama seperti dulu lagi.

ekspektasi kantor pada kineja ku akan semakin besar, sehingga ruang untuk salah akan semakin mengecil. teman2ku pun mungkin berubah.

mungkin ini memang yang harus aku jalani
bukan karena tidak ada pilihan lain,
tapi karena memang harus dijalani, untuk sesuatu di masa depan.
yang aku juga gak tahu apa.

Sabtu, 21 Februari 2009

Dinner at Segara

Ini pertama kalinya menginjakkan kaki di Segara. Tempatnya serba putih dan didominasi kaca ketimbang dinding. Tempat parkir dan gedung utama dihubungkan dengan sebuah lorong terbuka seperti di bawah ini.



















Lokasinya sangat private (di ujung kawasan ancol), dan cozy ( di pinggir pantai) dengan berbagai macam pilihan kursi. Di ruangan indoor ada kursi makan tegak dan ada sofa empuk. Di luar, ada kursi kayu tegak yang tinggi seperti meja makan, ada sofa dari rotan untuk yang lebih rileks, sampai ada tempat duduk untuk dua orang yang pakai tudungan persis di pingir pantai. Sebagai pelengkap, ada juga payung-payung biar gak panas. Kalau malam, ditambah aksesori lampu yang ditempel di pohon2 kelapa. duh romantisnya..















Di tengah-tengah antara gedung utama dan spot outdoor, ada taman rerumputan. Atap taman itu ditutup plastik, sehingga taman tidak kotor dan tidak kena sinar matahari langsung. Biasanya sih taman ini digunakan untuk private party.




















Setelah puas terpana dengan tempatnya, langsung saja ke acara inti. Begitu buka menu, gak terlalu kaget sih dengan harganya (ehm). Kira-kira dua kali lipat makan di pancious dan mirip2 dengan Kafe Pisa, lah.

Tapi berhubung kami berlima (secara fisik) dan bisa dikatakan 9 orang secara jatah makan, pesanan kami tidak bisa dikatakan sedikit.

Untuk appetizer, kami pesan creamy beef pizza, crab salad and tom yam. Minumnya, kami pesan ice tea.






Creamy Beef Pizza. Crispy. Enak.
















Tom Yam. Asam. Pedas. Euunnnnaaakkk Banget.
Es Teh Manis. Diaduk dengan Batang Sereh. Segar dan Nikmat.







Begitu mata melihat kata fettucini di daftar menu, langsung gak tahan untuk pesan. Akhirnya dipesanlah Fettucini Carbonara. dengan harapan seenak yang di pancious. Ternyata?





Fetucini Carbonara. Standar. Not recommended. Jauh lebih enak Pancious kemane-mane.







Setelah coba ini-itu, tiba saatnya menuju main course. Kami pesan Menu 4 shares. Paket menu utama untuk 4 orang.


Menu 4 Share.
Nasi putih biasa.
Brokoli Jamur. GAK ENAK. Terlalu Asam.
Udang saus merah. Biasa banget. Manis, gak pedas.
Ayam Bumbu Bali (kayanya sambel betutu). Ini juga BIASA BANGET.
These all are NOT Recommended.





Setelah kenyang, akhirnya tiba juga dessertnya. Karena kesalahan teknis, foto dessert tidak bisa ditampilkan. Dessert yang paling enak adalah durian goreng tepung dengan saus alpukat. Es krim 3 rasa yang biasa dan snack lainnya yang BIASA BANGET.

Kesimpulannya, pesan menu yang single aja. Gak perlu menu lengkap. Dan nikmati spot nya. Kebanyakan tamu adalah bule-bule dan chinese.

Si Ari sampai tanya. "Yang makan di sini anaknya siapa ya?"

Hehehe..anyway, kami tetap kekenyangan.

Bye, Segara.

Kamis, 19 Februari 2009

detikFinance Fam

Mau tahu tim detikFinance? Nih, orang-orangnya...



















Ini mba Nurul Qomaroyah alias mba kokom. Redpel paling galak di detikFinancae. Ya eyyaaa laahh (trademarknya die) secara redpel di detikFinance kan cuma atu...





















Kalau ini mba irna, asred paling baik di detikFinance, secara asrednya cuma atu. hehe. hobinya nyuruh2 aku rebutan makanan. padahal, tanpa disuruh aku juga bakal maju... *serrbbuu..




















Ini kang dadan alias kang dadun..dulu korlip, tapi terus naik martabat jadi redpel di detikoto. mau tahu siapa yang gantiin dia jadi korlip?
















Ini Aku...Yup, aku didaulat jadi korlip menggantikan kang dadun..hix, padahal aku masih merindukan kerja di lapangan yang bebas dan bisa tidur siang (ups)!
Meski sempat jadi yang paling muda, kini sudah ada anak baru yang lbh muda dari aku, namanya daru. tapi waktu qta foto2 doi blm lahir..kikiki.. alias belum masuk detik.

ok, pejabatnya udah, sekarang punggawanya ya..















ini dia, si wahyu. manusia kuda-kebo. kerja bagaikan kuda, ngorok bagaikan kebo. doi sebenernya seangkatan ama gw, tapi kayanya redpel gak tega mengurungnya dalam ruangan AC sehingga gak bisa bas bus, jadi aku deh yang kena..



















ini si indro. paling yahud soal bursa, paling yahud ngerayu PR dan humas2 (apa bedanya). paling dalem kalo nyela orang dan paling gampang sakit.




















ini hendra, mr jaim. kalau ketawa aja ngirit. tapi jangan salah, linknya banyak euy..mulai dari pengusaha paku, sampai obat jerawat..hehehe...















ini si angga, tuan konyol, pede abeesss...saking pedenya, doi mau pindahan dari kos ke pres rum di bumn. padahal katanya udah mau merit, tapi kalau piket di kantor maih bawa maenan transformer...hihihi...















kalau ini epi, paling bungsu (saat itu). mirip aku, gembul, giat bekerja, dan panikan. it seems i look at the mirror..gud luck girl..

















Here we are...tim detikFinance...tapi eits, ada yang nyelip tuh si bono dri detikoto.

Surat Cinta I














Sayangku, cintaku,

Seandainya seluruh langit malam tahu rasa cinta di hatiku,
maka dengan segera langit akan terang benderang
Seandainya langit pagi mengerti rasa rinduku, maka dengan segera langit akan gelap gulita

Namun sayang, rasa cinta dan rinduku bahkan tak terbendung oleh batasan langit

Jantungku tak cukup kuat merasakan debaran cinta,
Mataku tak mampu membendung air mata rindu

Sayangku, cintaku,
Hanya Tuhan yang tahu betapa ku mencintaimu dan merindukanmu

dari Ayuni untuk Sang Pengembara

bete

hari ini aku lagi bete. bete banget.













bete karena dosen sakit (well bukan salah dia, pastinya). tapi dengan begitu agenda mau nyerahin final draft pada batas terakhir 25 feb pasti gak kesampean. mimpin bisa lulus april pun wassalam.

bete karena kepala pusing, gak tahu kenapa. kayanya kebanyakan makan, dan gejala2 kolesterol yang makin menumpuk. pusing setelah makan padang, badan pegel2 dan gampang kesemutan. yah, wajar aja karena sering makan tapi jarang olahraga. selama 12 jam lebih aktivitas hanya duduk. berdiri maksimal hanya 2-2,5 jam. sisanya tiduran. padahal makan jalan terus, mulai dari makan berat, cemilan, dan jus.

bete karena mulai bosan setelah 3 bulan di kantor. bete melihat pemandangan yang sama, orang2 yang sama dan aktivitas yang sama. kangen sama ketawa2 yang keras, sindiran2 yang menusuk hati dan berkeringat di metro mini.

bete karena pengen ke pancious, melepas penat, tapi gak ada waktu dan orang yang pas buat diajak. I miss my guy..hix..tapi kalau pun dia ada gak cocok diajak ke pancious. lebih enak diajak ke warung pecel aja.

bete karena ketinggalan info lowongan Pertamina untukku yang (ternyata) berakhir 15 februari dan KPK untuk mas yang berakhir 17 feb. Padahal kami berdua sangat mengidam-idamkan institusi itu.

bete...bete...bete...

God, what do you want from us????!!!!

Yang suka baca blog ini: