Senin, 31 Desember 2007

Selamat Bulan Baru

menjelang tahun baru gini, pasti banyak orang yang merefleksikan diri.
kira-kira isinya apa yang sudah dilakukan di 2007, lalu menjustifikasikannya apakah itu sudah ok atau tidak. Setelahnya mereka menyusun goals di 2008.

sah-sah aja sih, tapi kenapa pergantian tahun yang dipilih? kenapa gak setiap malam selasa? atau setiap abis bagi rapot anak sekolah?

padahal, malam tahun baru kan sama aja dengan malam lainnya. detik-detiknya berlalu juga sama cepatnya. tidak kemudian jadi lebih pelan karena miliaran orang menghitungnya bersamaan di seluruh dunia,matahari tenggelam dan terbit juga dengan cara yang sama.

namun harus diakui, manusia kan butuh momentum. jadi meskipun secara sistem cakrawala pergantian malam tahun baru itu sama dengan malam lainnya, manusia membuatnya sebegitu meriah karena.....karena apa ya? ya karena...pergantian kalender kaleee.

mungkin kalau pergantian bulan yang dimeriahkan begini terlalu ramai dan ribet. kalau setiap lima tahun sekali mungkin kelamaan. jadi setahun sekali mungkin dianggap ideal.

tapi menurutku, yang paling penting ya...karena manusia butuh sesuatu untuk dimeriahkan, dirayakan, di hura-hura kan.

sekali lagi, itu sah-sah saja.
sama sahnya kalau kita merayakan pergantian bulan, atau pergantian minggu tiap malam minggu...

selamat tahun baru
selamat bulan baru
selamat minggu baru

Minggu, 30 Desember 2007

Mangga


Kalau ditanya buah apa yang paling enak,
saya akan menjawab mangga.






sumber: semarang.go.id

Kenapa mangga? Karena manis dan segar. apalagi kalau dimakan siang-siang, pas lagi gerah, mmm...semua pasti setuju, itu yummy banget!

Mangga, kalau dilihat luarnya, punya warna hijau yang lembut. Tapi setelah dikupas warnanya kuning segar.

Tapi memang gak semua mangga enak, manis dan segar. Kadang juga dapat mangaa yang kelihatannya manis tapi ternyata dalamnya asem..Padahal udah capek-capek dikupas.

Ngomong-ngomong soal ngupas, ini dia salah satu kekurangan mangga. Dia bukan buah yang praktis seperti apel yang bisa langsung dimakan. Kita haru spunya pisau, posisi yang pewe untuk ngupas. setelah itu baru dipotong-potong untuk dimakan, kalau nggak dipotong, seratnya bikin repot...

Tapi kalau lagi makan bareng-bareng, nggak berasa kadang sampai lima mangga ludes..yang apes ya yang kebagian ngupas terus..belum selesai ngupas udah ludes terus..
Tapi saat yang paling nikmat makan mangga adalah pulang kerja, setelah mandi, sambil nonton tv. apalagi kalau ada yang ngupasin, kita tinggal modal mulut doang.

Yang sadar banget hobiku ini ya mama..

Hampir tiap pulang kerja atau kuliah, pasti sudah ada semangkok mangga yang sudah dipotong-potong siap dilahap...
entah sejak kapan mama sadar hobiku itu, mungkin sejak musim mangga terakhir dimana setiap malam aku bisa habis dua butir mangga..

mungkin juga sejak selalu disediain gitu, aku jadi makin hobi mangga...

sayang, mangga termasuk buah musiman yang belum tentu bisa ditemui tiap saat.

Yang suka baca blog ini: