lagi-lagi soal polisi dan angkot, sekarang kopaja.
kejadiannya malam hari sekitar 21.00, setelah liputan dr DPR.
di petigaan hotel mulia dekat kantor polisi, gw berlima nunggu taksi.
ada kopaja cukup penuh dengan penumpang entah kenapa nangkring di tengah tikungan dengan santainya. Padahal ada polisi yang lg ebrjaga
jelas polisi nyamperin, marah-marah, nunjuk-nunjuk, dan tau-tauu.....PRANG!!!!
polisi menghujam kaca sopir kopaja dengan tongkat tumpul yang digenggamnya.
Sopir Kopaja, penumpang, dan semua orang disitu kaget dan melongo, termasuk gw...
Kopaja pun menyingkir, penumpangnya berhamburan, dan si sopir mengampiri polisi yang juga tengah menghampiri kopaja.
si sopir mencoba memberi penjelasan:
"pak, tadi tuh ada penumpang yang lagi marah-marah, makanya saya berenti..bener deh...," kata sopir sambil memohon-mohon.
si polisi membalasnya dengan menarik kerah sopir, sambil nunjuk-nunjuk,
"Lu tau kan tadi tuh tengah jalan, minggir dong!!!" teriak polisi
"Ampun, pak...ampun pak..soalnya tadi ada penumpang yang marah..marah..," si sopir terus memohon.
"Lu gak usah alasan macam-macam deh, lu abis minum ka?! tau nih dari baunya!!!" si polisi berteriak tambah kencang.
"Ampun, pak...Enggak, pak...Beneran deh pak Ampuuunnn," Si sopir memohon makin gencar.
Ketika masih terpana dengan pemandangan yang hanya berjarak 4-5 meter itu, seorang teman membisikkan:
"Lihat deh, kakinya si sopir diinjek sama polisinya," bisiknya.
Ternyata benar, kaki pak polisi menginjak kaki si sopir sambil tetap menunjuk-nunjuk si sopir dengan tongkat nya. Gak tau apa maksudnya.
Gaklama, ada taksi yang menghampiri, dan kami pun masuk ke dalam taksi. dari dalam taksi, kami terus menoleh ke belakang, dan melihat pak polisi menyeret si sopir sampai beberapa meter, sampai akhirnya si sopir justru tersungkup dan memohon-mohon samil memeluk kaki pak polisi...
belasan orang yang tetap berdiri di sekitar situ hanya bisa berdiri menyaksikan tapi pura-pura gak tahu karena takut dan tak mau terlibat. seperti polisi lainnya yang acuh seakan tak terjadi apa-apa...dan seperti saya yang memilih pergi...
Polisi dan Sopir Angkot, mana yang lebih beradab?
Tidak ada komentar:
Posting Komentar